selamat datang di csevenr_juztmine..... abadikan kisah dalam tarian pena menggores lembaran... mengukir diri dalam pahaman tuk temukan manusia diantara kita
Tampilkan postingan dengan label coretan lepas nyimak buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan lepas nyimak buku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Agustus 2010

islam sebuah mazhab yang lengkap (catatan kaki bab 5 manusia dan alam semesta)

ajaran islam meliputi 3 bagian

1. ajaran dokrinal/ prinsip pokok
    pada bagian ini adalah dasar dari keberagamaan, maka seseorang DITUNTUT untuk BERIMAN  bukan taqlid buta (ikut tanpa punya alasan keyakinan) 
2. hukum moral/kualitas yang harus ditanamkan pada diri seorang muslim
    pada bagian ini seorang muslim di tuntut untuk membangun karakter kemanusiaannya
3.hukum/garis kebijaksanaan berkenaan dengan aktivitas manusia
   adalah aturan-aturan yang mengatur aktivitas baik individu, sosial dll.

tidak ada sesuatu yang tidak dijelaskan pada ajaran islam... mulai dari tarikan nafas pertama sampai hembusannya yang terakhir saat kembli padanya... diatur dan dijelaskan pada kita.. namun dari semua itu ajaran dokrinal adalah hal paling mendasar dari keberagamaan kita. atau biasa juga disebut ushulluddin.... yang menurut murthada muthahari ada 5, yaitu, TAUHID, KEADILAN, KENABIAN, IMAMAH, DAN AKHIRAT.

beda dengan ibadah fisis seperti shalat, puasa, dll.... juga tidak sama dengan ibadah finansial seperti zakat, khumus dll...  hal diatas termasuk pada ibadah pikiran dan perenunggan... dan sangat penting karena perbedaan pada fase ini akan memberi perbedaan kadar dari fase ibadah yang lainnya... dan mampu memberi sugesti yang luar biasa pada seseorang.

berbicara ibadah berfikir...sebelum masuk pembahasan TAUHID sampai AKHIRAT, ada baiknya kita melihat penyebab berpikir keliru menurut alQuran..

1. bersandar pada prasangka bukan pada pengetahuan yang pasti.
    silahkan lait QS AL an'am 116, AL isra' 36

2. prasangka dan hawa nafsu
    ketika orang memberi penilaian yang tidak adil/ berpihak karena hawa nafsunya maka ia kan terjebak dan terhijab dari kebenaran.. lihat  QS An najm 23

3. tergesa-gesa
    dalam mengambil keyakianan atau melakukan penilaian seharusnya tidak tergesa-gesa, harus menggumpulakn bukti yang cukup tuk melakukan penilaian.. liat QS alisra 85

4. berfikir tradisional dan melihat kemasa lalu
    liat QS al baqarah 170

5. memuja tokoh
    dikisahkan dalam alquran,bhwa nanti diakhirat ada orang mengaduh kesalahannya karena mereka mengikuti pemimpin mereka. liat QS al azhab 67

mazhab pemikiran atau ideologi (catatan kaki bab 4 manusia dan alam semesta)

A. defenisi dan arti penting ideologi

aktivitas manusia bisa kita bagi dalam 2 kategori, yaitu:
1. aktivitas yang menyenangkan
    aktivitas ini terjadi akibat pengaruh langsung dari naluri manusia.
    berhubungan langsung dengan kesenangan dan kesedihan.
    kesenangan merangsang hasrat pada diri manusia
    naluri ini berhubungan dengan perasaan dan kecendrungan
    contoh: kegiatan merokok, lari ketika melihat anjing gila. dll

2. aktivitas yang politik
    aktivitas yang tidak menarik dan juga tidak menjijikkan/ bukan aktivitas dari pengaruh naluri.
    aktivitas politik terjadi karena akibat kehendak karena adanya kepentingan, mungkin saja seseorang melakukan aktivitas yang melelahkan untuk tujuan tertentu.
    aktivitas ini membangkitkan kehendak
    aktivitas politik berhubungan dengan akal dan pengendalian diri
                 akal===> membantu melihat manfaat dan sejenisnya
                 pengendalian diri ===> kemampuan tuk melakukan sesuatu yang disetujui akal
    aktivitas politik berhubungan dengan kebahagian, kepuasan, kekecewaan.

aktivitas politik memiliki kecendrungan ke masa depan....jadi jika akal dan pengendalian diri pada diri seseorang mampu mengendalikan naluri.. maka pada saat itu aktivitas menyenangkan bisa diselaraskan dengan aktivitas politik, dengan pengetahuan, perencanaan, dan methode yang mantap

dengan perencanaan, methode, dan pengetahuan yang dalam, seseorang mampu mencapai tujuan dan memenuhi sisi manusiawinya, namun tidak semua aktivitas politik mencerminkan sisi manusiawi manusia. misalnya penjajahan adalah termasuk dalam aktivitas politik yand sirencanakan, memiliki methode dan dukungan pengetahuan namun di luar kategori sisi manusiawi seseorang.....

kita dapat melihat bahwa aktivitaspolitik lah yang mampu mengantarkan seseorang/masyarakat ke tujuan yang ingin dicapainya. namun ada sebuah pertanyaan yang muncul...
"apakah manusia mampu membuat perencanaan secara umum?"
 apalagi ketika melihat manusia sebagai makhluk sosial yang, dimana manusia harus mencari kesempurnaan, kebahagian di jalan dimana masyarakat mendapatkan hal tersebut.
 ditambah kalau kita berbicara tujuan manusia setelah dunia ini, mampu kah manusia merencanakannya????

lepas dari pertanyaan itu,satu yang pasti bahwa manusia membutuhkan perencanaan umum itu atau di kenal dengan sebutan IDEOLOGI  yang dalam terminologi ALQuran disebut dengan "SYARIAT'.

dan manusia dengan segala keterbatasannya mustahil mampu tuk merencanakannya. maka jalan manusia mampu memahami ideologi/syariat yang benar itu dengan PEWAHYUAN ILLAHI pada seorang NABI (prinsip kenabian).

kalaua kita renungkan maka manusia tidakhanya sekedar butuh ideologi/syariat... tapi satu kemestian untuk mengikutinya..... namun ideologi yang dilandasi oleh keyakinan bukanlah sebuah PAKSAAN atau WARISAN moyang yang harus di terima tanpa memiliki alasan keyakinan.

B. jenis" ideologi

ada dua jenis ideologi
1. ideologi kelas
   hanya memperjuangkan kepentingan kelasnya.. artinya masih terjebak pada sebuah ego tertentu
2.ideologi manusiawi
   syariat islam adalah ideologi manusiawi, yang memperjuangkan kemanusiaan, tanpa pandang kelas sosial.
   islam memang memperjuangkan kaum tertindas, tp ajaran islam bukan hanya khusus untuk kaum tertindas.
   realitas membuktikan hal ini, bagaimana kelas berpunya dalam islam mampu menghapus sekat sosial dengan sakat, sedekah, dll.....

Senin, 26 Juli 2010

potongan silsilah dari surah ali imran

keluarga imraN
maryam as adalah anak dari imran as... kemudian di asuh oleh zakaria as
zakaria as di usia snjanya di karunia yahya as..... dan maryam as mLhrkN isa as................
140210 e 134 6: 29

keyakinan religius (catatan kaki dari bab III buku manusia dan alam semesta)

Dari bab 2 kita mendapat kesimpulan bahwa tanpa memiliki ideal dan agama, manusia takkan sempurna menjadi manusia seutuhnya.
Keyakinan religious sajalah yang dapat mengubah manusia menjadi mukmin sejati, dan sanggup mengendalikan egoismenya berkat pengaruh kuat suatu dokrin dan ideology. Keyakinan religious menciptakan dalam diri manusia kepatuhan total, dan beranggapan bila tanpa madzhabnya maka hidupnya tak kan ada artinya.
KARAKTER KEYAKINAN RELIGIOUS
Kecendrungan religious mendorong manusia melakukan berbagai upaya, sekalipun mengorbankan perasaan individualistis dan naluariahnya. Terkadang manusia mengorbankan jiwanya dan kedudukan sosialnya untuk kepentingan agama.
Memang, sering orang mengorbankan jiwanya, hartanya  dan semua yang dicintainya bukan untuk kepentingan ideal atau keyakinan religious apa pun, melainkan tekanan rasa benci, dendam dll. Bedanya ideal religious dan non religious adalah keyakinan religious membuat ideal menjadi suci, sedangkan non religious adalah sebuah ledakan.
Selanjutnya, kalau konsepsi manusia tentang dunia bersifat material dan dasarnya hanya realitas yang kasat mata, maka dia melihat segala segala bentuk idealism social dan manusiawi bertentangan dengan realitas kasat mata dari hubungannya  dengan dunia yang dirasakan pada saat tertentu.
William james berkata”………. Keyakinan religious adalah semacam hubungan mesra antara manusia dengan dunia, atau semacam keselarasan antara manusia dengan ideal universal. Sebaliknya keyakinan non religious dan ideal adalah semacam pencampakan dunia kasat mata untuk membangun dunia imajiner yang sama sekali tidak mendapat dukungan dari  dunia kasat mata tersebut.”

mari ke taman jiwa menengok 2 segi sisi manusiawi manusia yang bercengkara (ringkasan bab II manusia n alam semesta)


HUBUNGAN ANTARA ILMU PENGETAHUAN DAN AGAMA
Pada bab 1 di jelaskan hubungan sisi manusiawi dan hewani manusi, dimana sisi manusiawi manusia independen dan bukan sekedae cermin dari sisi hewaninya, dan juga dijelasskan pada sisi manusiawi manusia ada dua hal yang penting yaitu pengetahuan dan agama, sekarang mari kita telaah keterkaitan dua hal tersebut.
Di dunia Kristiani, sayangnya, bagian – bagian tertentu dari Perjanjian Lama mengajukan gagasan, bahwa terjadi kontradiksi antara ilmu pengetahuan dan agama. Dari dasar gagasan ini adalah Kitab Kejadian, Perjanjian Lama.
Dalam meriwayatkan “kisah adam dan pohon terlarang”, kitab kejadian, bab II, ayat 16-17. Dimana tuhan memberikan keleluasanan pada adam untuk memakan buah dari seluruh pohon di surga kecuali buah pohon pengetahuan tentang kebaikan dan keburukan, dengan alasan adam akan mati jika melakukannya.
Dalam bab II ayat 1-7, naga menghasut wanita (istri adam) bahwa tuhan melarang mu memakan buahnya karena tuhan tahu jika kau memakannya , maka keduamata mu kan terbuka, kaupun kan seperti dewa, tahu mana yang baik dan buruk. Dan wanita itu pun terhasut, dan memakannya dan memberikan pada suaminya. Dan mata mereka pun terbuka dan mendapati diri mereka telanjang. Lalu mereka menjahit daun ara untuk pakaian mereka.
Pada ayat 22-23 pada bab yang sama, dan tuhan allah berfirman, “lihatlah, lelaki itu menjadi seperti kami, tahu yang baik dan yang buruk, dan seterusnya…
Menurut konsep ini semua isyarat buruk merupakan isyarat ilmu pengetahuan, dan nalar adalah iblis pemberi isyarat. Sebaliknya dari Al-Quran kita mendapatkan , bahwa ALLAH mengarkan semua nama(realitas) pada adam, kemudian menyuruh seluruh malaikat untuk sujud pada adam. Hadist” nabi menyebutkan pohon terlarang adalah pohon keserakahn, kekikiran, dan sisi hewani lainnya.
Konsepsi ini telah membagi sejarah budaya eropa selama 1500 tahun yang baru lalu menjadi dua priode, yaitu Zaman agama dan Zaman ilmu pengetahuan. Dan menempatkan agama dan ilmu pengetahuan bertentangan.
Sebaliknya sejara budaya islam dibagi menjadi dua, Zaman kemajuan ilmu pengetahuan dan agama, dan Zaman ketika ilmu pengetahuan dan agama mengalami kemunduran.
Bagaimana kalau kita melakukan studi analisis terhadap masalah ini, kemudian kita akan melihat apakah kedua segi dari sis manusiawi ini hanya ada pada periode dan zaman tertentu, apakah pad setiap zaman manusia hanya mampu menjad isetengah manusia, dan selalu menderita akibat keburukan akibat kebodohannya atau  kedurhakaannya.

Senin, 14 Juni 2010

manusia, si binatang yang hanya sedikit lebih gagah dari monyet

Manusia adalah sebangsa binatang, manusia memiliki banyak persamaan dengan binatang lainnya, dan pada saat yang sama memiliki ciri pembeda yang membuatnya lebih unggul. Ciri ini juga yang menjadi sumber apa yang disebut dgn budaya manusia, yaitu sikap dan kecendrungan.
Binatang pada umumnya mampu melihat dan mengenal dirinya dan dunia sekitarnya, berbekal dari pengetahuan ini binatang berupanya mendapatkan apa yang diinginkannya, dan karena manusia adalah binatang maka hal tersebut juga berlaku bagi manusia, namun pada manusia kualitas tersebut lebih dari binatang yang lainnya.